milenial vs pandemi

Sebenarnya, milenial punya kesempatan besar untuk memulai bisnis online sendiri. Dunia digital terus berkembang pesat berkat semakin membaiknya koneksi internet.

Apalagi masa pandemi ini membuat bisnis online bergerak dengan grafik ke atas. Begitu juga dengan belanja online yang meningkat pesat. Berikut 3 tips sukses membangun bisnis digital.

Jika melihat perkembangan pasar selama pandemi, para milenial sebetulnya harus bisa memperhatikan adanya perubahan pola konsumsi dan tren di masyarakat. Selain itu, masyarakat Indonesia juga lebih banyak terkoneksi secara digital. Jadi, mereka bisa memanfaatkan platform digital sebagai sarana menjangkau calon pembeli.

Building Need Vs Serving Need A Pandemic Sales Story

Apabila sebelumnya mereka sudah memiliki pengalaman dalam berbisnis, sekarang saatnya untuk keluar dari zona nyaman dan mencoba inovasi baru. Agar bisnisnya bisa sukses, milenial harus bisa beradaptasi dengan situasi saat ini dan meningkatkan kualitas produk lewat sarana digital.

Jika bisnis sudah berjalan beberapa hari, minggu, atau bulan, Milenial harus melakukan evaluasi. Kalau dirasa tidak sesuai target, evaluasi yangkekurangannya. Minta kritik dan saran dari konsumen.

Apakah barang atau jasa yang dijual dan dibeli oleh mereka sudah menjawab kebutuhan mereka. Apa yang harus diperbaiki atau harus ditingkatkan dari produk tersebut. Para Milenial dapat meminta pendapat konsumen secara langsung, maupun lewat suara konsumen dan media sosial. Kerahkan semua kanal untuk menampung aspirasi konsumen, termasuk pengaduan. Setelah itu, lakukan perbaikan menyeluruh. Kalau perlu kembangkan produk yang sudah ada atau buat produk baru, agar produk tersebut merupakan jawaban dari kebutuhan dan keinginan konsumen.

Era Society 5.0 menjadi tantangan tersendiri bagi Pebisnis Milenial Indonesia. Generasi Milenial merupakan generasi yang mengagumi Revolusi Industri 4.0, namun cenderung mengabaikan masalah sosial.  Dalam era Society 5.0 perlu diarahkan pada peran generasi milenial untuk kemajuan masa depan bangsa indonesia. Sehingga diperlukan integrasi selain dengan pemerintah sebagai regulator, juga dengan perguruan tinggi, industri, komunitas / masyarakat dan peran media untuk mensukseskan ini. Sehingga dalam era Society 5.0, salah satu kunci kesuksesan bisnis yang dikelola para milenial  di Indonesia adalah jika konsep pentahelix dapat diimplementasikan dengan baik. Sebagaimana kita ketahui konsep pentahelix menekankan bagaimana integrasi dan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, komunitas / masyarakat dan media dapat bekerja sama dengan baik. Diharapkan dengan adanya integrasi dan kolaborasi tersebut, para milenial memiliki kemampuan untuk menciptakan nilai tambah secara konsisten dari inovasi teknologi mulai dari input hingga output. Sehingga inovasi yang dihasilkan dapat menciptakan keunggulan bersaing.

Tagged , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published.