tingkatkan kinerja karyawan di masa pandemi. Berikut 7 Caranya!

Merebaknya virus Covid-19 (corona) dari sejak awal tahun ini, tentunya memberikan dampak yang cukup signifikan bagi fasilitas kesehatan. Sejak dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO, berbagai strategi telah diterapkan oleh pemerintah untuk menanggulanginya. Namun sayangnya, penyebaran virus corona yang kian masif, menjadi satu alasan mengapa masih terjadi lonjakan korban positif. Tenaga medis sebagai garis terdepan dalam menghadapi corona, rawan untuk demotivasi atau semangat kerja yang menurun akibat kelelahan. Peningkatan kinerja karyawan faskes di tengah pandemi sangat diperlukan.

Pandemi COVID-19 menyebabkan banyak rumah sakit di seluruh dunia mengalami kesulitan baik secara manajemen maupun sarana prasarana dalam memberikan pelayanan karena jumlah pasien melonjak dalam waktu singkat. Hal inilah yang turut mempengaruhi kinerja karyawan. Selain semangat kerja yang menurun, kondisi yang kini lebih terbatas untuk bergerak, juga pasti membuat setiap menyusun ulang sistem bekerja yang ada. Hal ini perlu dilakukan, untuk dapat beradaptasi dengan kondisi pandemi yang ada saat ini. 

Demotivasi pada masa pandemi ini khususnya menjadi tantangan baru bagi semua pihak, baik manajemen maupun HR. meskipun terasa berat, HR harus tetap bisa menjaga kondisi kerja kondusif bagi semua pihak. Berikut adalah 7 cara tingkatkan kinerja karyawan faskes ditengah pandemi. Selain dapat mengembalikan semangat bekerja, beberapa cara ini juga bisa mengangkat produktivitas karyawan faskes.

1. Memberikan Tujuan dan Fungsi Peran yang Jelas

Perubahan posisi atau peran di tengah pandemi ini sangat mungkin terjadi. Untuk itu, berikanlah gambaran mengenai fungsi serta tujuan pada masing-masing peran di dalam tim Anda. Selain itu, hal yang tidak kalah penting ialah memastikan masing-masing tim Anda sudah berada di posisi yang sesuai dengan kemampuannya. Sehingga, pekerjaan pun dapat terselesaikan lebih efektif karena masing-masing tim sudah menguasai bidang pekerjaan yang dilakukannya.

2. Memberikan Training

Untuk mencapai tujuan perusahaan, memberikan training atau pelatihan adalah hal penting yang perlu dilakukan untuk menyamakan visi dan misi antar karyawan. Selain itu, pelatihan diberikan supaya tim lebih siap dan mahir dalam melakukan pekerjaan di tengah pandemi saat ini. Penyesuaian terhadap perubahan berbagai kebijakan dalam menghadapi COVID-19 ini juga perlu diinformasikan kepada tim.

3. Memberikan Kepercayaan

Pembatasan jarak yang berlaku saat ini, tidak jarang membuat kita sesekali harus bekerja melalui jarak jauh. Untuk itu, pentingnya kepercayaan terhadap tim yang bekerja perlu dibangun. Berikanlah kepercayaan penuh sambil tetap mengawasi kinerja tim dengan baik. Melalui kepercayaan yang kita berikan, tentunya tim akan lebih bersemangat lagi untuk bekerja karena merasa diberi kepercayaan penuh.

4. Memberikan Insentif Berupa Pujian, Reward, atau Bonus
Melakukan pekerjaan di tengah pandemi bukanlah hal yang mudah untuk sebagian orang. Terkadang mereka perlu mengorbankan waktu bahkan kesehatan untuk tetap bekerja. Untuk itu, berikanlah apresiasi sesering mungkin terhadap kinerja tim yang sudah baik. Sederhananya, berikanlah pujian ketika tim sudah mencapai target yang diberikan. Bahkan jika memungkinkan, jangan lupa untuk memberikan mereka reward serta bonus supaya mereka tetap semangat dalam bekerja di tengah pandemi yang tengah melanda.

5. Melakukan Evaluasi Secara Berkala dan Open Terhadap Masukan

Evaluasi penting dilakukan untuk melihat perkembangan kinerja karyawan atau menilai baik buruknya kinerja karyawan. Untuk itu, lakukanlah secara berkala supaya jika ada masalah yang timbul dapat segera dicari solusinya. Jangan lupa untuk selalu mendengarkan berbagai masukan dari tim yang bekerja, demi terciptanya lingkungan kerja yang lebih baik dan tidak saling merugikan antar pihak.

6. Menerapkan Komunikasi yang Efektif dan Efisien

Komunikasi yang baik antara atasan dengan karyawan merupakan kunci penting bagi keberhasilan di tengah pandemi ini. Melalui komunikasi yang efektif dan efisien, tujuannya pun akan lebih mudah untuk dicapai. Berikan penjelasan yang baik serta dengarkan masukan yang ada saat masalah mulai timbul. Sebaliknya hal yang perlu dihindari adalah komunikasi secara membentak atau marah dengan bersuara tinggi tanpa memberikan penjelasan kepada tim.

7. Gunakan aplikasi untuk memonitor dan mengevaluasi progress pekerjaan

Di era digital seperti saat ini, pengembangan sistem berbasis aplikasi untuk memonitoring dan mengevalusi progress pekerjaan dirasa sangat perlu. Selain untuk efektifitas, monitoring kinerja menyeluruh dan bisa dilihat secara realtime akan sangat membantu keefesienan kerja.

Contoh Fitur-fitur yang harus terdapat dalam aplikasinya antara lain:

– Keseluruhan Kinerja
Dashboard Kinerja digunakan oleh pihak manajemen untuk mengetahui kinerja suatu.

– Pendapatan Unit secara Online
Dalam rangka mempermudah pihak pekerja dalam melakukan pendataan, alat kantor, perlu adanya menyediakan modul dashboard yang nantinya bisa mempermudah pekerja dalam mengelola stok barang atau barang masuk dan barang keluar.

– Data Finance secara online
Dashboard Finance pasti semua perusahaan mempunyai, adalakanya dpt diakses secara online agar dapat secara maksimal dikerjakan saat WFH (Work From Home)

– Data Absensi secara online

Dashboard Absensi yang sangat penting bagi HRD GA untuk pencocokan data kerajianan karyawan. Harus berbasic dengan GPS agar kita mengetahui letak atau posisi karyawan absen apakah sesuai dengan data alamat karyawan. Pastinya dapat diakses secara online agar dapat secara maksimal dikerjakan saat WFH (Work From Home)

Tagged , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published.